SAP Business One – An Introduction (1)

  • Software Architecture

Sebelum kita masuk lebih dalem lagi dengan SAP Business One. Mari kita perhatikan terlebih dahulu Arsitektur SAP Business One secara Aplikasi Software. Seperti terlihat di gambar genuine SAP B1 adalah Core Product-nya yakni produk standar B1 yang langsung ada setelah pertama kali kita install dari sourcenya entah dari SAP B1 Box atau lainnya atau ngebat source orang he he he ^_^. Jadi setelah instalasi SAP Business One selesai (tanpa Add-ons) maka ketika Login itulah core product-nya dengan standard modules & functionalities.

Untuk membuka diri supaya tidak kaku dan lebih bisa di customize ceritanya … maka diciptakan sebuah ‘program kecil’ yang bernama add-ons. Add-ons ini bisa dibuat oleh SAP sendiri (Copy Express, Fixed Asset, Outlook Express,dll ) atau partner-partner resmi SAP misalkan Be-As Production Add-ons, Net Point Commerce, dll. Add-ons ini akan ber-interface dengan Core product melalui Application Programming Interfaces (APIs) menggunakan Software Development Kit (SDK) yang akan kita bahas lain waktu.

  • Database Architecture

Secara database, Business One terbagi 2 jenis database yakni, Core Database & Company Database. Waktu pertama kali instalasi B1, B1 akan mengcreate satu Core Database yang bernama SBO-COMMON dan jika diperlukan Demo Database misalkan saja SBODemo_US yang kita sebut Company Database. SBO-COMMON ini kalau saya lihat dari struktur meta-data nya berisi Informasi berkaitan dengan versi SAP B1, relasi antar tabel-tabel di SAP B1, serta Add-ons yang terinstall ,dll. SBO-COMMON ini akan dibaca pertama kali oleh SAP B1 client sebelum kemudian masuk ke Company Database.

Untuk kompabilitas database sejauh ini SAP Business One baru disupport oleh beberapa Database seperti Ms-SQL 2000 & 2005, IBM DB2 Express, SyBase.

  • License Architecture

Salah satu pre-prequisite selain Database harus sudah terinstall dalam proses instalasi SAP Business One adalah SAP B1 Server Suite Manager (SBS-SM). Kita harus install ini benda supaya bisa menjalankan instalasi. Kenapa ? Because What … karena salah satu step instalasi kita harus memasukan informasi yang bekaitan dengan License Manager.

License Manager adalah salah satu service dari SBS-SM yang berisi informasi tentang kemana kita akan pointing License (jika berbeda server dengan database server) serta informasi instalasi SAP B1 customer (bisa dilihat di gambat dibawah).

License manager pertama kali (setelah di pointing dari client) akan membaca hardware key (semacam kombinasi karakter yang diambil dari server domain name, server computer name ,dan server motherboard Id … kalau ndak salah he he he T_T) , system number & installation number yang akan di cocokkan dengan License Key yang kurang lebih seperti ini :

—– Begin SAP License —–
SAPSYSTEM=B01
HARDWARE-KEY=S1854066206
INSTNO=0020183633
BEGIN=20071004
EXPIRATION=20071019
LKEY=MIIBOgYJKoZIhvcNAQcCoIIBKzCCAScCAQExCzAJB—Edited by hsy
SWPRODUCTNAME=PROFESSIONAL_MSS
SWPRODUCTTEXT=Professional User
SWPRODUCTLIMIT=0000000005
SYSTEM-NR=000000000310623291

IF matched THEN welcome to B1 USE CASE ‘CHECK Authotizations’

ELSE I’m gonna kick ur A** out ^_^

ENDIF

[hsy]

About these ads

31 responses to “SAP Business One – An Introduction (1)

  1. Ada yg punya informasi, company mana yg jual Add On Fixed Asset utk B1. Karena yg dari package nya B1 terbatas hanya utk 6000 fixed Asset number. Saya perlu utk 30.000 fixed asset no. thx

  2. Dear Pak Petrus,
    Versi SAP FA Addon Bapak versi berapa ?
    Setahu saya yang versi terbaru ini sudah cukup mumpuni :)

  3. Hi SDKMania,
    Anda dari konsultant mana atau freelancer ? :)
    wah kalau urusan dagang2 addon japri langsung saja ke Pak Petrus :) .

  4. Hi all…
    saya punya masalah di b1..client ada yg bisa konek ke server, ada jg yg tidak, selalu ada pesan access denied..kenapa yah?

    thx 4 all

  5. Hi p. Sule.
    kalau pesannya access denied ada dua kemungkinan (walau saya kurang tahu access denied itu saat lagi apa)
    1. Login Windows ke client tidak cukup ‘power’ untuk remote koneksi ke server (saya sedikit ragu dengan hal ini)
    2. Belum Install SQL Server Native Client.

    Silahkan dicoba.

  6. Coba nambahin masalah access denied ke license server :
    - penamaan license server usahakan selalu menggunakan nama computer / ip. Jangan pakai localhost. pastikan juga port yang dipilih sesuai dengan port license server.
    - pastikan tidak ter-block oleh firewall, baik bawaan windows atau software lain. Firewall adalah masalah terbesar seringnya gagal koneksi ke license server. Untuk testing, matikan dulu firewall.
    - SAP B1 versi awal sebelum 2005A SP01 masih menggunakan teknologi DCOMM, bukan CORBA. Maka pastikan setting DCOMM sudah memperbolehkan user untuk konek ke windows yang ada license servernya. Sedang dengan CORBA tidak ada lagi masalah otorisasi client atas windows di license server.

    Good luck deh, n banyak2 do’a. Masalah dengan SAP terbukti berkaitan erat dengan amal perbuatan Anda. Believe it or not, It’s True… Tul ga Pak Admin?

  7. ha ha ha bisa saja dod. Saran Pak Dodi bener. Cuma karena tidak tahu access deniednya ini saat kapan saat konek ke license server atau baru choose databasenya atau retrieve data dari SQL Servernya. Jadinya dicobain aja semua tuh kombinasinya :)

  8. Dear pak Hamdisy, saya boleh nanya nih kalo settup dan print laporan komisi kary dan konsumen di B1 gmn ya??. terutama cari laporannya sy tdk bs .. apa mmg tdk ada

  9. Juga kalo add on fixed asset di persh kami tdk dipakai krn sering problem apa benar?(tdk stabil)

  10. Pak Hindarto,
    setahu saya di B1 ada laporan komisi namun per sales employee dengan asumsi setiap transaksi sales order harus dimasukan sales employee nya dan sudah disetup kategori komisinya. Kalau komisi konsumen sebesarnya bisa kita keep informasinya tapi harus dibuat semacam query untuk mengalikan basis komisi dengan nilai penjualan.

    Soal addon FA, boleh tahu versi berapa pak ? sepengetahuan saya sampai versi skrg sih baik2 saja yah …

    Salam

  11. Wah OK Banget pak ada yang special membahas SBO, kita bisa saling sharing disini.

    Pak Hamdisy.. sy ada problem backup dari Backup Manager SBO, yang terbackup cuman file excel, word, attach dan bitmap sementara databasenya tidak terbackup, kenapa ya..? saya menggunakan HP Proliant ML350 G5 dan MS SQL 2005.

    Thx before

  12. Mantap pak effortnnya. Saya sudah beberapa tahun kerja di SAP tapi baru tahu B1. Saya akhirnya punya gambaran bedanya B1 dg SAP lainnya dari blog ini. Terimakasih pak.

  13. Versi add on FA saya 6.80.01.30 (kalo download terbaru di url mana ya pak)<

    Mengenai komisi kary kalo buat query pake apa ya pak? Drag & Related at prog apa? .. juga saya mau nanya kalo input begining balance harga cost item di template apa ya pak? kalo stoknya saya pake inventorygenentry .. sy sdh isi price dan line totalnya tapi hanya stok qty yg muncul

  14. #Agus : kejadian itu banyak terjadi di beberapa tempat kemungkinan besar ada problem di service backupnya untuk membuktikan itu coba install service manager dikomputer lain terus coba test run backupnya.Btw, apakah sudah patch terbaru pak?

    #jackadmin: trims pak. semoga bisa bermanfaat buat kita semua

    #hindartogunawan : buat query bisa pake Query generator saja pak, tinggal panggil nama tabel dan dipilih field2 mana saja yg akan kita keluarkan.
    Kalau mau beg. balance pake DTW bisa pake stock taking (untuk qty) dan item-price list untuk costnya. Kenapa tidak pake Initial Quantity di combine ama FS(Formatted Search) untuk mempermudah ?
    Inventorygenetry itu sih goods receipt biasa pak.

    Thx All.

  15. Hallo semua……….., Walaupun SAP B1 udah lama, tapi gw baru mau belajar nih…, kebetulan ada perusahaan temen mau pasang SBO, ada yang punya manualbook nya ngga ….? yang ada cara settingnya dsb. kalo ada mau donk…..

  16. Wah ada prospek tuh pak hamdisy dari eastmate,
    barangkali bapak berminat ? denger2 bapak ada rencana buat perusahaan sendiri ? atau jadi freelancer nih hi hi hi

    to Eastmate : Apatuh nama PT nya kalau boleh tahu dan siapa implementernya. Pak Eastmate sebagai apaan hingga mau tau settingannya :)

  17. To : SDK Mania,

    sebenernya sih Perusahaan temen tuh udah implement SBO, cuman di Cina. nah dia punya perusahaan di Indonesia Juga, mau di conect ke server di Cina jadi bisa pake SAP B1 juga disini, tanpa belin license lagi,

    Nah kalo gitu settingan awalnya harus gimana…?

  18. Thx pak Hamdisy.. saya udah coba ampe patch 42 tapi tetep aja ndak mau, udah format ulang servernya dan install masih juga belum mau.. tapi kalo dikomputer lainnya mau, bingung dah..
    but anyway thanks alottt ya pak…

  19. Pak Agus,
    saya rasa masalahnya bukan diversi tapi di OS bapak dan komponen library yg di butuhkan Service backup tidak ada . Windows nya 32bit atau 64 bit pak ? sudah diinstall net framework 2 ?

  20. Hi Nelly,
    thanks for visiting our blogs.
    Actually we welcome for any contribution from any language … especially english. I’m sure most of our blog readers can understand any comments from you. Well, I’m waiting for your contributions :) .

    Thanks,

  21. hi semua bapak-bapak..
    salam kenal semuanya…
    saya baru mulai belajar XL-reporter ne…
    apakah ada yang dapat membantu saya untuk menjelaskan XL-reporter

    terimakasih banyak…

  22. saya kalo print SBO dari Crytal report kok selalu landscape ya. waktu itu saya ngeprint PO ( purchase Order) dengan menggunakan kertas continues form, tapi selalu landscape tidak porttrait.
    tolong gan bantu ya..( keterangan SBO 881. pl4)

  23. mau tanya, bagaimana mengatur license server di client yg sudah terinstall SBO Client ? sy sudah mempublish SBO Server via ip public, dan ceritanya mau tes koneksi remote dari luar LAN.

    trim’s :)

  24. Kalau boleh tahu remotenya menggunakan remote desktop atau citrix ? sebenarnya tidak ada hubungan dengan license server selama bapak menggunakan remote tools.
    Nah kalau bapak install client di rumah misalkan terus connect direct katakanlah panggil IP public ke server database B1 kalau begitu berarti di client file conf di programfiles harus di edit license servernya pointing ke ip public.
    Yang mana nih pak skenarionya :)

  25. seharusnya sih tidak masalah pak :) gimana apakah sudah solved di versi yg itu ? kali aja bapak bisa share cara solve nya. Really appreciate pak :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s